Oleh: Giandra Gilang Panggaluh
CERITA KENAMPAKAN LINGKUNGAN
Kicauan burung bersuara merdu mengisi ruang hijau pepohonan kebun
jati di desa wonokerto, dan tidak kalah
meriyahnya suasana sorak gembira; geraldi, andi, ibra dan anak-anaknya yang
lagi asyik membantu kerja bakti warga membersihkan desa pada hari minggu,
sambil menikmati liburan pekan.
Geraldi dan teman-temannya sudah terbiasa mengisi waktu libur
dengan melaksanakan kerja bakti dengan warga sekitar. Mereka sangat menyadari
bahwa lingkungan harus dirawat, sebagai bentuk rasa bersyukur atas nikmat menghirup
udara segar dan pemandangan yang indah disekeliling desanya. Dan dampak dari
merawat alam, geraldi dan warga desa dapat memperoleh makanan dari hasil bercocok
tanam di sawah dan kebun, karena lingkungannya masih bersih dan sehat.
Di desa wonokerto, suasana lingkungannya sangat nyaman dan bersih,
udara segar itu diperoleh dari pohon-pohon yang rindang. Pemandangan
sawah-sawahnya hijau royo-royo, dan sungai diujung sawah mengalir air yang
masih jernih, menjadi tempat untuk memancing ikan dan mengaliri sawah, karena
warga desa wonokerto sangat menyadari pentingnya kebersihan, dan membuang
sampah pada tempatnya.
Tak jauh dari desa wonokerto ke arah selatan, tepatnya didesa
wonosalam, terdapat juga pegunungan yang sangat bagus pemandangannya. Disana juga
tidak hanya ada pegunungan dan bukit, tetapi terdapat juga air terjun, sungai,
lembah, dan dataran hijau, yang termasuk kenampakan lingkungan alam.
Berbeda dengan daerah perkotaan, perhatikan disana banyak berjajar
gedung-gedung tinggi, jalan raya yang ramai kendaraan bermotor, dan dipinggiran
kotanya terdapat bangunan pabrik, yang mengakibatkan udara disana sudah tidak
segar lagi.
Di pinggiran kota lingkungannya sangat padat penduduk, kumuh dan
lingkungannya sudah tidak sehat lagi, serta tidak sedap dipandang karena sampah
yang berserakan tidak terurus. Misalnya saluran air yang mampet, berbau tidak
sedap itu dikarenakan banyak sampah disungai yang tidak terurus, dan limah
pabrik tidak beraturan meracuni udara. Padahal bangunan seperti gedung, pabrik,
dan jalan raya itu adalah termasuk kenampakan lingkungan buatan,
yang harus dijaga dan juga dirawat keberadaannya, agar tidak mencemari
lingkungan. Karena menjaga dengan merawat lingkungan adalah kebaikan serta
kewajiban semua manusia, dengan merawat lingkungan manusia terbebas dari
penanyakit sebab sehat lingkungannya.
***
Selaesai kerja bakti geraldi dan warga desa kembali kerumahnya
masing-masing untuk beristirahat melepas letih. Tetapi beberapa warga desa ada
yang menikmati kopi di pos ronda sambil bercanda gurau, namun geraldi dan
anak-anak kecil lainnya kembali kerumahnya masing-masing untuk mengambil pancingan
dan keperluan lainnya, lalu menuju kesungai untuk memancing ikan bersama-sama.
Sesampainya anak-anak disungai, ternyata disana sudah ada mas andra
dibawah pepohonan rindang dipinggiran sungai berteduh sambil asyik menancing,
mereka saling menyapa. Geraldi dan anak-anak lainya kangsung berjajar duduk
disamping sungai tersebut dibawah pepohonan berdekatan dengan mas andra.
Dibawah pepohonan yang teduh dan ditambah dengan semilir angin yang
sepoi-sepoi, sambil asyik memancing mas andra mengajak ngobrol geraldi dan
anak-anak lainya:
Mas andra : Geral dan andik-andik
ada yang tahu apa gak, apa yang disebut lingkungan?
Diantara anak-anak lainnya, geraldi langsung menjawab pertanyaan
mas andra dengan semangat.
Geraldi : itu mas, segala sesuatu yang ada disekitar manusia itu
disebut lingkungan.
Mas andra : iya benar, lebih gamblangnya kenampakan atahu kawasan yang ada
disekitar kita inilah disebut lingkungan. Termasuk sungai yang ada
didepan kita ini dan kenampakan lingkungan yang ada disekitar manusia sangatlah
beragam loh.
Geraldi : beragam, maksud mas andra apa, tentang kenampakan
lingkungan beragam itu?
Dengan penasaran geraldi bertanya balik kepada mas andra, tentang
apa yang dimaksud dengan lingkungan yang beragam tersebut.
Mas andra : jadi begini, maksud mas andra, kenampakan lingkungan itu
sangat banyak, dan dibagi menjadi dua. Dari andik-andik ada yang tahu apa tidak,
penampakan lingkungan itu terbagi menjadi dua, itu apa saja?
Tiba-tiba suasana hening, geraldi dan anak-anak lainnya menyimak dan
berpikir sejenak tentang pertanyaan dari mas andra. Tak lama kemudin ibra
menjawab pertanyaan mas andra.
Ibra :
kalau tidak salah kenampakan lingkungan yang terbagi dua itu adalah
lungkungan alam dan lingkungan buatan, mas.
Mas andra : tepat sekali, kenampakan lingkungan itu terbagi menjadi dua,
adalah lingkungan alam dan lingkungan buatan.
Andi :
iya mas, tetapi perbedaan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan
itu apa ya mas?
Lalu dari pertanyaan andi itu, mas andra menjelaskan lebih mendalam
tentang perbedaan kenampakan lingkungan alam dan lingkungan buatan
tersebut, hingga semua hening untuk mendengarkan dan menyimak penjelasan mas
andra :
Mas andra : pernahkah diantara andik-andik melihat gunung dari kejauhan,
atahu pernahkah andik-andik pergi kelaut
atahu kedanau? Ya, Gunung, laut dan danau itu adalah salah satu contoh
macam-macam kenampakan lingkungan alam, jadi yang dimaksud dengan lingkungan
alam itu adalah segala sesuatu yang ada dibumi, daratan dan lautan yang
merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa itu disebut lingkungan alam.
Sedangkan yang disebut lingkungan buatan
adalah kenampakan yang ada dibumi, yang dengan segaja dibuat manusia untuk
memenuhi kehidupannya, contohnya yang setiap hari andik-andik lewati sehari-hari
seperti jalan raya, jembatan, terminal, stasiun dan gedung sekolah itu disebut
lingkungan buatan. Fahamkan andik-andik yang mas andra jelaskan?
Sambil menyimak penjelasan mas andra, geraldi dan teman-temannya
manggut-manggut, bertanda geraldi dan teman-temannya memahami penjelasan mas
andra. Mereka memahami tentang perbedaan antara lingkungan alam dan lingkungan
buatan. Bahawasannya segala sesuatu yang ada dibumi ini, itu disebut
lingkungan, dan lingkungan terbagi menjadi dua. Yaitu lingkungan alam dan
lingkungan buatan. Lingkungan alam adalah segala sesuatu kenampakan yang
diciptakan Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan yang disebut lingkungan buatan adalah
kenampakan yang ada dibumi yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi
kehidupannya.
Jam sudah menunjukakan pukul 15.00 WIB, anak-anak dan ma s andra
masih asyik memancing sambil membicarakan tentang lingkungan. Dan hampir
seluruah anak-anak sangat antusias menyimak dan bertanya kepada mas andra, bagi
mereka membicarakan tentang pengetahuan adalah hal menarik. Apa lagi kali ini mereka
mendiskusikan tentang lingkungan, mereka sadar betul, bahwasannya sangatlah
penting untuk mereka mengenal lingkungan.
Geraldi : jadi seperti sungai, dan dataran yang ada didesa kita
ini adalah bentuk kenampakan alam ya mas?
Mas andra : iya tepat sekali, coba contohkan lagi apa saja bentuk
kenampakan alam yang andik-andik ketahuai?
Ibra :
seperti gunung mas, saya pernah kesana.
Gunung dan bukit mas.
Mas andra : iya. bukit seperti halnya gunung, bukit memiliki puncak,
tetapi puncak bukit tidak seperti gunung, puncak bukit lebih landai dan puncak
bukit lebih terlihat rata. Berbeda dengan bukit, puncak gunung beragam
bentuknya, ada yang tampak kerucut atahu piramida, dan ada pula yang berbentuk
trapesium. Gunung ada yang berdiri sendiri dan ada pula yang berupa kumpulan
gunung-gunung yang bisa disebut pegunungan. Dan gunung itu terbagi menjadi dua,
ada gunung berapi ada yang biasa. Kalau gunung merapi adalah gunung yang bisa
meletus, dan kalau gunung biasa adalah gunung yang tidak bisa meletus.
Andi :
kalau yang ada didaratan seperti hutan, padang rumput dan pada pasir itu juga
termasuk lingkungan alam ya mas? Dan ada juga, seperti sungai, rawa, lembah,
pantai dan danau.
Mas andra : iya itu juga termasuk contoh lingkungan alam, dan sekarang
mas andra tanya kepada andik-andik, sebutkan contoh lingkungan buatan disekitar
kita?
Ibra :
lingkungan buatan tandi apa mas, saya lupa?
Sahutan ibra tiba-tiba menggelitik suasana yang sebelumnya hening,
menjadi pecah dengan canda dan tawa. Sangking asiknya ibra menyimak tentang keterangan lingkungan
alam yang barusan didiskusikan bersama mas andra, ibra dengan lugunya lupa
tentang apa yang disebut lingkungan buatan, dan tanpa menunggu lama, andi langsung
dijelaskan kembali tentang apa yang dimaksud dengan lingkungan buatan kepada
ibra.
Andi :
lingkungan buatan itu, adalah lingkungan yang dibuat oleh manusia untuk
memenuhi kebutuhannya manusia. Contohnya tadi yang disebutkan mas andra, ada
sekolah dan jalan raya.
Ibra :
oh iya lupa, terimakasih andi. Jadi seperti taman dan kolam itu bisa disebut
lingkungan buatan ya?
Dengan tawa yang menggelitik suasana semakin meriah penuh canda dan
tanya jawab seputar lingkungan hidup.
Mas andra : tepat sekali taman dan kolam juga disebut lingkungan buatan.
geral bagaimana, tahu contohnya lingkungan buatan?
Geraldi : terminal, stasiun, bandara, dermaga, sawah,waduk dan
kawasan industri adalah lingkungan buatan mas.
Mas andra : oke, semua cerdas. jadi jelas ya, semua kenampakan yang
ada dipermukaan bumi, diantara air dan tanah itu disebut lingkungan,
dan lingkungan terbagi menjadi dua, ada lingkungan alam dan lingkungan
buatan. sekali lagi mas andra ulangi, bahwasannya kenampakan diatas
permukaan bumi, air dan tanah yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa, dan yang
tumbuh secara alami itu disebut lingkungan alam, dan sedangkan kenampakan
diatas permukaan bumi, diantara air dan tanah yang dibuat manusia untuk
memenuhi kebutuhannya itu disebut lingkungan buatan.
Dari penjelasan akhir mas andra tersebut, menandakan berakhir
sudah pembahasan mereka dan aktifitas memancingnya. Anak-anak wonokerto dan mas
andra saling berpamitan untuk pulang kerumahnya masing-masing, karena waktu
sudah sore, dan matahari sudah mulai condong ke barat menyembunyikan sinarnya.
Hari itu adalah hari yang menarik untuk anak-anak mendapat
pengetahuan baru tentang lingkungan yang dijelaskan oleh mas
andra, sambil memancing dipinggiran sungai. Bagi anak-anak desa Wonokerto
mereka dapat belajar kapanpun dan dimanapun.
Bersambung...
#RevisiKe2