Rabu, 14 Juni 2017

Ruang Aksara - Kenampakan Lingkungan, lingkungan alam dan lingkungan buatan

Oleh: Giandra Gilang Panggaluh

CERITA KENAMPAKAN LINGKUNGAN

Kicauan burung bersuara merdu mengisi ruang hijau pepohonan kebun jati di desa wonokerto, dan tidak kalah meriyahnya suasana sorak gembira; geraldi, andi, ibra dan anak-anaknya yang lagi asyik membantu kerja bakti warga membersihkan desa pada hari minggu, sambil menikmati liburan pekan.

Geraldi dan teman-temannya sudah terbiasa mengisi waktu libur dengan melaksanakan kerja bakti dengan warga sekitar. Mereka sangat menyadari bahwa lingkungan harus dirawat, sebagai bentuk rasa bersyukur atas nikmat menghirup udara segar dan pemandangan yang indah disekeliling desanya. Dan dampak dari merawat alam, geraldi dan warga desa dapat memperoleh makanan dari hasil bercocok tanam di sawah dan kebun, karena lingkungannya masih bersih dan sehat.

Di desa wonokerto, suasana lingkungannya sangat nyaman dan bersih, udara segar itu diperoleh dari pohon-pohon yang rindang. Pemandangan sawah-sawahnya hijau royo-royo, dan sungai diujung sawah mengalir air yang masih jernih, menjadi tempat untuk memancing ikan dan mengaliri sawah, karena warga desa wonokerto sangat menyadari pentingnya kebersihan, dan membuang sampah pada tempatnya.

Tak jauh dari desa wonokerto ke arah selatan, tepatnya didesa wonosalam, terdapat juga pegunungan yang sangat bagus pemandangannya. Disana juga tidak hanya ada pegunungan dan bukit, tetapi terdapat juga air terjun, sungai, lembah, dan dataran hijau, yang termasuk kenampakan lingkungan alam.

Berbeda dengan daerah perkotaan, perhatikan disana banyak berjajar gedung-gedung tinggi, jalan raya yang ramai kendaraan bermotor, dan dipinggiran kotanya terdapat bangunan pabrik, yang mengakibatkan udara disana sudah tidak segar lagi.

Di pinggiran kota lingkungannya sangat padat penduduk, kumuh dan lingkungannya sudah tidak sehat lagi, serta tidak sedap dipandang karena sampah yang berserakan tidak terurus. Misalnya saluran air yang mampet, berbau tidak sedap itu dikarenakan banyak sampah disungai yang tidak terurus, dan limah pabrik tidak beraturan meracuni udara. Padahal bangunan seperti gedung, pabrik, dan jalan raya itu adalah termasuk kenampakan lingkungan buatan, yang harus dijaga dan juga dirawat keberadaannya, agar tidak mencemari lingkungan. Karena menjaga dengan merawat lingkungan adalah kebaikan serta kewajiban semua manusia, dengan merawat lingkungan manusia terbebas dari penanyakit sebab sehat lingkungannya.

***
Selaesai kerja bakti geraldi dan warga desa kembali kerumahnya masing-masing untuk beristirahat melepas letih. Tetapi beberapa warga desa ada yang menikmati kopi di pos ronda sambil bercanda gurau, namun geraldi dan anak-anak kecil lainnya kembali kerumahnya masing-masing untuk mengambil pancingan dan keperluan lainnya, lalu menuju kesungai untuk memancing ikan bersama-sama.

Sesampainya anak-anak disungai, ternyata disana sudah ada mas andra dibawah pepohonan rindang dipinggiran sungai berteduh sambil asyik menancing, mereka saling menyapa. Geraldi dan anak-anak lainya kangsung berjajar duduk disamping sungai tersebut dibawah pepohonan berdekatan dengan mas andra.
Dibawah pepohonan yang teduh dan ditambah dengan semilir angin yang sepoi-sepoi, sambil asyik memancing mas andra mengajak ngobrol geraldi dan anak-anak lainya:

Mas andra       : Geral dan andik-andik ada yang tahu apa gak, apa yang disebut lingkungan?

Diantara anak-anak lainnya, geraldi langsung menjawab pertanyaan mas andra dengan semangat.

Geraldi            : itu mas, segala sesuatu yang ada disekitar manusia itu disebut lingkungan.

Mas andra       : iya benar, lebih gamblangnya kenampakan atahu kawasan yang ada disekitar kita inilah disebut lingkungan. Termasuk sungai yang ada didepan kita ini dan kenampakan lingkungan yang ada disekitar manusia sangatlah beragam loh.

Geraldi            : beragam, maksud mas andra apa, tentang kenampakan lingkungan beragam itu?
Dengan penasaran geraldi bertanya balik kepada mas andra, tentang apa yang dimaksud dengan lingkungan yang beragam tersebut.

Mas andra       : jadi begini, maksud mas andra, kenampakan lingkungan itu sangat banyak, dan dibagi menjadi dua. Dari andik-andik ada yang tahu apa tidak, penampakan lingkungan itu terbagi menjadi dua, itu apa saja?

Tiba-tiba suasana hening, geraldi dan anak-anak lainnya menyimak dan berpikir sejenak tentang pertanyaan dari mas andra. Tak lama kemudin ibra menjawab pertanyaan mas andra.

Ibra                  : kalau tidak salah kenampakan lingkungan yang terbagi dua itu adalah lungkungan alam dan lingkungan buatan, mas.
Mas andra       : tepat sekali, kenampakan lingkungan itu terbagi menjadi dua, adalah lingkungan alam dan lingkungan buatan.
Andi                : iya mas, tetapi perbedaan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan itu apa ya mas?
Lalu dari pertanyaan andi itu, mas andra menjelaskan lebih mendalam tentang perbedaan kenampakan lingkungan alam dan lingkungan buatan tersebut, hingga semua hening untuk mendengarkan dan menyimak penjelasan mas andra :

Mas andra       : pernahkah diantara andik-andik melihat gunung dari kejauhan, atahu pernahkah  andik-andik pergi kelaut atahu kedanau? Ya, Gunung, laut dan danau itu adalah salah satu contoh macam-macam kenampakan lingkungan alam, jadi yang dimaksud dengan lingkungan alam itu adalah segala sesuatu yang ada dibumi, daratan dan lautan yang merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa itu disebut lingkungan alam. Sedangkan  yang disebut lingkungan buatan adalah kenampakan yang ada dibumi, yang dengan segaja dibuat manusia untuk memenuhi kehidupannya, contohnya yang setiap hari andik-andik lewati sehari-hari seperti jalan raya, jembatan, terminal, stasiun dan gedung sekolah itu disebut lingkungan buatan. Fahamkan andik-andik yang mas andra jelaskan?

Sambil menyimak penjelasan mas andra, geraldi dan teman-temannya manggut-manggut, bertanda geraldi dan teman-temannya memahami penjelasan mas andra. Mereka memahami tentang perbedaan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan. Bahawasannya segala sesuatu yang ada dibumi ini, itu disebut lingkungan, dan lingkungan terbagi menjadi dua. Yaitu lingkungan alam dan lingkungan buatan. Lingkungan alam adalah segala sesuatu kenampakan yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan yang disebut lingkungan buatan adalah kenampakan yang ada dibumi yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi kehidupannya.

Jam sudah menunjukakan pukul 15.00 WIB, anak-anak dan ma s andra masih asyik memancing sambil membicarakan tentang lingkungan. Dan hampir seluruah anak-anak sangat antusias menyimak dan bertanya kepada mas andra, bagi mereka membicarakan tentang pengetahuan adalah hal menarik. Apa lagi kali ini mereka mendiskusikan tentang lingkungan, mereka sadar betul, bahwasannya sangatlah penting untuk mereka mengenal lingkungan.

Geraldi            : jadi seperti sungai, dan dataran yang ada didesa kita ini adalah bentuk kenampakan alam ya mas?

Mas andra       : iya tepat sekali, coba contohkan lagi apa saja bentuk kenampakan alam yang andik-andik ketahuai?

Ibra                 : seperti gunung  mas, saya pernah kesana. Gunung dan bukit mas.

Mas andra       : iya. bukit seperti halnya gunung, bukit memiliki puncak, tetapi puncak bukit tidak seperti gunung, puncak bukit lebih landai dan puncak bukit lebih terlihat rata. Berbeda dengan bukit, puncak gunung beragam bentuknya, ada yang tampak kerucut atahu piramida, dan ada pula yang berbentuk trapesium. Gunung ada yang berdiri sendiri dan ada pula yang berupa kumpulan gunung-gunung yang bisa disebut pegunungan. Dan gunung itu terbagi menjadi dua, ada gunung berapi ada yang biasa. Kalau gunung merapi adalah gunung yang bisa meletus, dan kalau gunung biasa adalah gunung yang tidak bisa meletus.

Andi                : kalau yang ada didaratan seperti hutan, padang rumput dan pada pasir itu juga termasuk lingkungan alam ya mas? Dan ada juga, seperti sungai, rawa, lembah, pantai dan danau.

Mas andra       : iya itu juga termasuk contoh lingkungan alam, dan sekarang mas andra tanya kepada andik-andik, sebutkan contoh lingkungan buatan disekitar kita?

Ibra                 : lingkungan buatan tandi apa mas, saya lupa?

Sahutan ibra tiba-tiba menggelitik suasana yang sebelumnya hening, menjadi pecah dengan canda dan tawa. Sangking asiknya ibra menyimak tentang keterangan lingkungan alam yang barusan didiskusikan bersama mas andra, ibra dengan lugunya lupa tentang apa yang disebut lingkungan buatan, dan tanpa menunggu lama, andi langsung dijelaskan kembali tentang apa yang dimaksud dengan lingkungan buatan kepada ibra.

Andi                : lingkungan buatan itu, adalah lingkungan yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya manusia. Contohnya tadi yang disebutkan mas andra, ada sekolah dan jalan raya.

Ibra                 : oh iya lupa, terimakasih andi. Jadi seperti taman dan kolam itu bisa disebut lingkungan buatan ya?

Dengan tawa yang menggelitik suasana semakin meriah penuh canda dan tanya jawab seputar lingkungan hidup.

Mas andra       : tepat sekali taman dan kolam juga disebut lingkungan buatan. geral bagaimana, tahu contohnya lingkungan buatan?

Geraldi            : terminal, stasiun, bandara, dermaga, sawah,waduk dan kawasan industri adalah lingkungan buatan mas.

Mas andra       : oke, semua cerdas. jadi jelas ya, semua kenampakan yang ada dipermukaan bumi, diantara air dan tanah itu disebut lingkungan, dan lingkungan terbagi menjadi dua, ada lingkungan alam dan lingkungan buatan. sekali lagi mas andra ulangi, bahwasannya kenampakan diatas permukaan bumi, air dan tanah yang diciptakan Tuhan Yang Maha Esa, dan yang tumbuh secara alami itu disebut lingkungan alam, dan sedangkan kenampakan diatas permukaan bumi, diantara air dan tanah yang dibuat manusia untuk memenuhi kebutuhannya itu disebut lingkungan buatan.

Dari penjelasan akhir mas andra tersebut, menandakan berakhir sudah pembahasan mereka dan aktifitas memancingnya. Anak-anak wonokerto dan mas andra saling berpamitan untuk pulang kerumahnya masing-masing, karena waktu sudah sore, dan matahari sudah mulai condong ke barat menyembunyikan sinarnya.

Hari itu adalah hari yang menarik untuk anak-anak mendapat pengetahuan baru tentang lingkungan yang dijelaskan oleh mas andra, sambil memancing dipinggiran sungai. Bagi anak-anak desa Wonokerto mereka dapat belajar kapanpun dan dimanapun.

Bersambung...

#RevisiKe2


Tidak ada komentar:

Posting Komentar