Senin, 30 Januari 2017

Ruang Aksara - Juragan pekok

Juragan Pekok

Lihat itu si Juragan pekok...
Kerjaannya berkoar-koar menjual iba
Memanis mulut menarik massa
Padahal busuk maksud dan tujuannya
Sok-sok santun didepan para pemuka
Sok-sok suci padahal lupa tak mencuci muka
Lupa, belek riba nemplok diwajahnya.

Lihat itu juragan pekok...
Berpenampilan suci didepan mangsa
Dengan harum-harum ganjaran
 Membungkus niat perbudakan
Dengan dalih-dalih mengajarkan pertikaian
Dengan politik membangun penindasan.

Lihat itu Juragan pekok...
Melihat uang matanya berbinar-binar
Melihat uang menyerobot tak tersisa
Tetapi melihat kemiskinan dia membuta,
Dia membisu, dia tuli karena harta dan nama.

Hai juragan pekok, lihatlah !!!
Lihat mereka yang menderita olehmu !!!
Lihatlah mereka yang bertikai karenamu !!!
Lihatlah mereka yang membunuh karenamu !!!
Tak malukah dirimu?
Tak malukah oleh sandiwara, yang menjijikan itu?
Tak malukah, dirimu yang telah diperbudak nafsu?


(30.Januari.2017.Giandra Gilang Panggaluh)



Ruang Aksara - Selimut cinta

Selimut Cinta

Kasih mesrah yang menuntun hingga dewasa
Memilih dan memilah sepanjang perjalanan hidup
Cerminan belajar dan meneladani sikapnya
Ialah mereka yang memberi arti kasih
Ialah mereka yang mengasuh anaknya
Dengan mendidik karakter bijaksana.

Sebodoh apapun anak ini
Sebengal apapun anaknya
Kerang senantiasa bersabar melindungi mutiara
Bukan hanya sebatas fisik yang di besarkan
Dan bukan sekedar kilauan isi otaknya
Melaikan besarnya jiwa yang sederhana
Itu lebih baik dari pada tubuh dan jiwa yang angkuh.

Ku sebut itu, selimut cinta
Yang melindungi si anak dari kejamnya ombak
Yang melindungi si anak dari dinginnya kesombongan
Yang melindungi si anak dari kilauan kesesatan
Yang menghangatkan si anak menuju puncak kebijaksanaan.

Terimakasih ku haturkan kepada mereka:
Ibu, Bapak dan para Guru
Yang telah memberikan selimut cintanya
Didalam sedih, suka, sulit dan mudah
disetiap perjalanan yang ku tempuh
Itu semua,
tak akan aku lupakan
Dan selalu menjadi selimut cinta....
(30-Januari-2017. Giandra Gilang Panggaluh)