Hati
pecundang
Oleh: Giandra Gilang Panggaluh
Penuh
murka, mengitari sanubari dan angkasa
Muram wajah, sesal
ketidak puasan jiwa
Borok semakin menjamur dilubuk hati
Jiwanya membusuk dipenuhi dusta.
Hari-hari terselimuti karak prasangka
Semakin kelam semakin gelap hatinya
Diotaknya hanya ada tahta dan harta
Diotaknya hanya ada tahta dan harta
Peradaban
hanya milik tuan
Yang lain
bila diperlukan
Saling
acuh bila ada korban
Gotong
royong bila menguntungkan
Tidak
peduli kawan seperjuangan
Bermuka
dewa hatinya pecundang
(agustus.2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar