Adinda...
Oleh: Giandra Gilang Panggaluh
Dingin kau tatap wajahku
Resah kau genggam tanganku
Gelisah aku memandangmu
Aku hanya dapat melamun perih
Dengan senyuman dibibirku
Saat kau ceritakan seribu alasanmu.
Adinda,
jika kau beranjak aku tak mengapa
Tak usah kau memohon dengan air mata
Resah kau genggam tanganku
Gelisah aku memandangmu
Aku hanya dapat melamun perih
Dengan senyuman dibibirku
Saat kau ceritakan seribu alasanmu.
Adinda,
jika kau beranjak aku tak mengapa
Tak usah kau memohon dengan air mata
Karena tujuanku bukan untuk menguasaimu.
Adinda,
jika berharap lebih bukanlah aku
jika berharap lebih bukanlah aku
Karena aku tak mempunyai kesempurnaan
Aku hanya sebatang badan yang kesepian.
Adinda...
Jika aku adalah senjamu
Lekas jemput fajarmu
Jika aku adalah kegelapan
Lekas jemput cahayamu
Aku percaya bahagia itu prihal hati
Rasa yang tidak dapat dipaksakan
Bila kau menginginkan kemegahan
Aku hanya setitik bintang dari kejauhan.
Adinda,
aku tidak ingin menjadi sangkarmu
aku tidak ingin menjadi sangkarmu
aku tidak ingin merenggut kebiasaanmu
Adinda,
lepaskan aku jemput sayap bahagiamu
lepaskan aku jemput sayap bahagiamu
beranjaklah bebas dengan indahnya karyamu
Adinda,
terbanglah bersama mimpimu
terbanglah bersama mimpimu
(september,22,2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar