Cahaya bukan simbol
oleh: Giandra Gilang Panggaluh
Ia bukan simbol dari cahaya, ia benar-benar cahaya.
oleh: Giandra Gilang Panggaluh
Ia bukan simbol dari cahaya, ia benar-benar cahaya.
Maka jadikan ia cahaya, jadikan ia
diantara cahaya, bukan sekedar simbol cahaya.
kemana? kemana arah ku melangkah dalam lorong yang gelap ini.
kesendirian dalam gelapan pengetahuan menyusuri realitas waktu.
Semakin jauh, waktu semakin menipu ialah kehancuran abadi.
Jauh tak menyadari adanya diri sendiri.
Merasa paling benar atas kebijakan teori.
Merasa tinggi saat ada dipuncak kematian.
Tak layak kan terbuang sia-sia.
Semakin lama, semakin aku tak menyadari.
Semakin dalam, semakin gelap menyusuri.
Berlari, menjauh semakin jauh, semakin terbuang, semakin sia-sia.
Simbol-simbol kini bergentayangan.
Semakin hari semakin menjadi.
Sulap cahaya menatap mata.
Ialah antara simbol-simbol menjadi permusuhan abadi.
Lupa, semakin lupa diri ini, menari-nari atas penderitaan sesamanya.
Jangan berikan kami pengetahuan, jika itu hanya menjadi kerusakan.
Menjadi kegelapan, yang semakin lupa diri ini dari diri sendiri.
Tetapi, aku tidak bisa menjadikan putih menutupi hitam, bila hidup itu sebuah pilihan.
Harapanku hanya satu,
jangan jauhkan kami dari Cahayamu
[15032015]
kemana? kemana arah ku melangkah dalam lorong yang gelap ini.
kesendirian dalam gelapan pengetahuan menyusuri realitas waktu.
Semakin jauh, waktu semakin menipu ialah kehancuran abadi.
Jauh tak menyadari adanya diri sendiri.
Merasa paling benar atas kebijakan teori.
Merasa tinggi saat ada dipuncak kematian.
Tak layak kan terbuang sia-sia.
Semakin lama, semakin aku tak menyadari.
Semakin dalam, semakin gelap menyusuri.
Berlari, menjauh semakin jauh, semakin terbuang, semakin sia-sia.
Simbol-simbol kini bergentayangan.
Semakin hari semakin menjadi.
Sulap cahaya menatap mata.
Ialah antara simbol-simbol menjadi permusuhan abadi.
Lupa, semakin lupa diri ini, menari-nari atas penderitaan sesamanya.
Jangan berikan kami pengetahuan, jika itu hanya menjadi kerusakan.
Menjadi kegelapan, yang semakin lupa diri ini dari diri sendiri.
Tetapi, aku tidak bisa menjadikan putih menutupi hitam, bila hidup itu sebuah pilihan.
Harapanku hanya satu,
jangan jauhkan kami dari Cahayamu
[15032015]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar