Jumat, 26 Februari 2016

Ruang Aksara - BerUang

Ber-Uang
Oleh: Giandra Gilang Panggaluh

Semalam angin bergumuruh kacau
Kicauan petir menggelegar
Bising mengusik hati
Media menebar hening
Hingga ia terpojok ketakutan.

Banyak Hati yang telah terampas
Hingga tak ada yang mengurus
Si kurus yang terpojok
Tertodong oleh gelisah
Terbajak oleh tuan
Tuan ber-Uang...

Ber-Uang lapar
Ia melahap kewibawaan
Ia tak pandang siapapun?
Asalkan dapat melipat ganda kekayaan
dan dengan membeli kekuasaan.

Ber-Uang mengorek pertikaian
Menenggelamkan yang hidup
Menghidupkan yang mati
Menjual dan membeli
Yang tak terjualkan, kini terbeli
Tergadai hingga lupa diri sendiri
(27-02-2016)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar